Beberapa Kementerian Berebut Dapat Anggaran APEC

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 02 Oktober 2013, 08:26 WIB
Beberapa Kementerian Berebut Dapat Anggaran APEC
apec/net
rmol news logo . Pembiayaan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) atau Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik di Bali terlihat tumpang tindih. Dari total anggaran yang mencapai Rp 352.884.905.000 ini dibagi ke dalam lima kementerian dan satu lembaga.

Anggaran di Kementerian Keuangan, kata Direktur Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi, sebesar Rp 16.587.980.230 dengan enam program kegiatan; di Kementeria Luar Negeri sebesar Rp 222.427.319.000 dengan empat program  kegiatan; dan di Kementerian Perdagangan sebesar Rp 9.314.012.000 dengan tiga program kegiatan

Sementara di Kementerian Sekretariat Negara, lanjut Uchok, sebesar Rp 45.406381000 dengan satu program; di Kementerian Komunikasi dan Informatika sebesar Rp 57.500.000.000; dan  KPK sebesar Rp 1.649.213.500.

"Kementerian atau lembaga berlomba-lomba mengambil kesempatan untuk mempergunakan anggaran negara," kata Uchok Sky Khadafi beberapa saat lalu (Rabu, 2/10).

Seharusnya, Uchok berpandangan, anggaran untuk Apec ini dilaksanakan dengan satu pintu atau satu kementerian yang mengelola anggaran. Agar ada efiensi dan menghemat keuangan negara, di tengah rakyat yang miskin dan infrastruktur yang tidak memadai. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA