Ketika di tanyakan mengenai kebijakan mobil murah yang menjadi polemik karena akan berimplikasi terhadap tingkat kemacetan yang ada di Jakarta.
Jokowi menyesalkan kebijakan pemerintah pusat tersebut. Menurut Jokowi yang harus di dorong adalah bukan mobil murah, tapi mobil buatan tangan-tangan Indonesia atau Esemka.
“Sudah puluhan tahun kita belum mendapatkan principal untuk mobil buatan sendiri. Nah adanya mobil Esemka itu yang harus di dorong,†katanya.
Walaupun sebagai penguasan DKI Jokowi tidak berdaya terhadap kebijakan pemerintah tersebut. Walaupun ada peluang lewat Perda untuk mengurangi mobil murah di DKI, Jokowi pesimistis.
Ketika di tanyakan lebih tegas untuk mengggugat pemerintah pusat, Jokowi hanya tersenyum.
“Masa Pemerintah Daerah menggugat Pemerintah Pusat,†jawabnya sambil tersenyum.
[dzk]