Saat ini, bagi PAN sendiri, kata Sekjen Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), Ahmad Yohan, meraih dua digit suara dalam Pemilu 2014 merupakan hal yang realistis, tidak mengada-ada dan bukan mimpi. Artinya, mengusung Hatta sebagai Capres juga sangat realistis, dan tidak mengada-ada.
"PAN tidak pernah galau apalagi terjebak dengan isu dan wacana seputar figur-figur capres yang telah bermunculan," tegas Yohan kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 25/9).
PAN juga, lanjut, tidak akan sibuk dengan mendiskusikan hasil survei beberapa lembaga yang belakangan ini bertebaran soal capres.
"Kita tunggu hasil Pileg karena itulah yang lebih akurat untuk mengukur tingkat kepercayaan rakyat," demikian Yohan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: