Andi Arief Bertanya pada Jokowi, Apa Indonesia Kekurangan Ahli

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Senin, 23 September 2013, 18:41 WIB
Andi Arief Bertanya pada Jokowi, Apa Indonesia Kekurangan Ahli
JOKO WIDODO
rmol news logo Keinginan pemerintah DKI Jakarta meminta bantuan pemerintah Rotterdam untuk mengatasi banjir Jakarta membuat sementara kalangan di Istana Negara prihatin.

"Apakah Indonesia kekurangan ahli banjir?"

Begitu tanya Staf Khusus Presiden Andi Arief. Pertanyaan itu ditujukannya untuk Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi.

"Bukankah Belanda gagal mengatasi banjir di Jakarta," ujarnya dalam pesan yang diterima redaksi beberapa saat lalu.

Andi Arief berharap keinginan Jokowi ini bukan merupakan tanda ketidaksiapan pemerintah Jakarta menghadapi banjir yang kerap mengiringi musim penghujan.

Andi Arief juga mengingatkan bahwa selama ini upaya pemberantasan korupsi masih jarang menyentuh pihak konsultan untuk proyek-proyek pembangunan. Padahal banyak cerita mengenai kejahatan intelektual dan birokrasi dalam berbagai proyek.

"Proyek yang konsultannya pihak asing kickback-nya lebih aman dan lebih besar," ujar Andi Arief.

Siang tadi Jokowi bertemu Walikota Rotterdam Ahmed Abouthaleb di Balaikota Jakarta.

Dalam pertemuan itu keduanya menandatangani >Minute of Agreement (MoA) Jakarta-Rotterdam di bidang tata air untuk periode tahun 2013-2015. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA