"Apakah Indonesia kekurangan ahli banjir?"
Begitu tanya Staf Khusus Presiden Andi Arief. Pertanyaan itu ditujukannya untuk Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi.
"Bukankah Belanda gagal mengatasi banjir di Jakarta," ujarnya dalam pesan yang diterima redaksi beberapa saat lalu.
Andi Arief berharap keinginan Jokowi ini bukan merupakan tanda ketidaksiapan pemerintah Jakarta menghadapi banjir yang kerap mengiringi musim penghujan.
Andi Arief juga mengingatkan bahwa selama ini upaya pemberantasan korupsi masih jarang menyentuh pihak konsultan untuk proyek-proyek pembangunan. Padahal banyak cerita mengenai kejahatan intelektual dan birokrasi dalam berbagai proyek.
"Proyek yang konsultannya pihak asing
kickback-nya lebih aman dan lebih besar," ujar Andi Arief.
Siang tadi Jokowi bertemu Walikota Rotterdam Ahmed Abouthaleb di Balaikota Jakarta.
Dalam pertemuan itu keduanya menandatangani
>Minute of Agreement (MoA) Jakarta-Rotterdam di bidang tata air untuk periode tahun 2013-2015.
[dem]