Tebar Iklan Dimana-mana, Gita Wirjawan Dilaporkan ke Komite Konvensi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 23 September 2013, 07:57 WIB
Tebar Iklan Dimana-mana, Gita Wirjawan Dilaporkan ke Komite Konvensi
gita wirjawan/net
rmol news logo . Setelah dinyatakan secara resmi bahwa Gita Wirjawan menjadi peserta Konvensi Demokrat, tiba-tiba iklan Gita bertebaran dimana-mana. Iklan Gita, dengan menggunakan Kementerian Perdagangan, ada di televisi, radio, media cetak, baliho, dan lain-lain. Iklan Gita yang rata-rata mengajak publik untuk membeli produk dalam negeri itu begitu massif.

Melihat fenomena ini, Direktur Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti, mau mendatangi Komite Konvensi, untuk melaporkan iklan Gita. Ray curiga dan menduga, iklan Gita ini menggunakan fasilitas negara. Dan meskipun materi iklannya seperti terkait dengan program kementerian, namun hal ini tidak bisa dilepaskan dari posisi Gita yang menjadi peserta Konvensi.

"Iklan ini begitu massif setelah Gita dinyatakan sebagai peserta Konvensi. Nah ini ada apa? Apakah ini pakai uang negara untuk kepentingan politik? Tentu saja bukan hanya Gita, namun Gita yang terlihat begitu massif. Ini yang akan kita laporkan dan tanyakan pada Komite Konvensi," kata Ray kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 23/9).

Bila terbukti Gita menggunakan uang negara, Ray menyerahkan sepenuhnya kepada Komite Konvensi. Namun yang jelas, Komite Konvensi sudah mengingatkan agar semua peserta Konvensi yang didominasi pejabat negara itu tak menggunakan fasiilitas negara. Dan Lima Indonesia, mau menagih janji Komite Konvensi bila ada di antara peserta yang melanggar aturan yang telah ditetapkan.

"Nanti kita lihat tindaklanjutnya. Kita berharap Komite bisa menilai secara obyektif," demikian Ray. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA