General Manager Premier Hospitality Asia, Tjokorda Sutadnyana mengatakan, pihaknya berjanji tidak akan ada kejadian yang merugikan pekerjanya yang berasal dari Indonesia.
"Tentang adanya kekerasan terhadap karyawan kami pastikan tidak akan ada," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (22/9).
Banyaknya para pekerja Indonesia yang mengalami kekerasan dan mengakibatkan para pekerja mengalami trauma. Tjokorda Sutadnyana menegaskan tak akan ada kejadian yang merugikan pekerjanya nanti.
PHA yang baru menerima penghargaan The Winner Internasional Award 2013 di Hotel Sultan, Jakarta dua hari lalu (20/9) itu kata dia, akan mempersiapkan segala sesuatunya agar persyaratan yang diberikan pihak owner nantinya dapat terpenuhi calon pekerja.
"Dokumen-dokumennya kita belum tahu karena hotelnya juga belum kita buka. Tapi yang jelas pihak owner Malaysia memintanya untuk mempersiapkannya, kalau ada administrasi apa, urus dulu dengan beliau," ungkap Tjokorda Sutadnyana.
Ia menerangkan pekerja yang akan direkrut sangat berbeda dengan pekerja-pekerja pada perusahaan lainnya. Pasalnya PHA memberikan fasilitas mess (penginapan) bagi dan menjamin kesejahteraan setiap pekerja yang berada di negeri Jiran tersebut.
"Orang kerja di hotel itu beda dengan kerja di karet, atau pabrik-pabrik, karena dia disiapin mess ya, itu standar kita, karena itu standard kita yaitu menjamin karyawan," tutup Tjokorda Sutadnyana.
[rus]
BERITA TERKAIT: