Rapat Organisasi Tandingan GCM Dipimpin Orang Luar dan Jauh dari Kuorum

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Sabtu, 21 September 2013, 19:41 WIB
RMOL. Rapat yang digelar Forum Komunikasi Warga Apartemen Graha Cempaka Mas (FKWGCM) Jumat malam (20/9) dikecam karena disusupi orang luar.

Ketua RW 08 Hery Wijaya mempertanyakan kehadiran Mayjen (purn) Saurip Kadi yang juga pendiri FKWGCM.

"Anda siapa? Warga sini atau bukan? Mana bukti kalau Anda warga di sini? Bisa tunjukkan surat-surat nggak kalau Anda warga di sini? Bukannya Anda warga Bulak Rante?" cecar Hery.

Sebelumnya Saurip Kadi meminta agar polisi mengusir Hery dan warga yang menentang rapat karena dianggap mengganggu ketenangan.

"Acara ini jelas melanggar aturan, karena digelar di tempat umum dan mengganggu kenyamanan warga," kata Hery lagi.

Saurip Kadi tak menjawab pertanyaan tentang status dirinya di perumahan susun itu. Ia tetap meminta polisi mengusir kelompok warga yang menentang.

Suasana dilaporkan semakin tegang setelah anggota FKW menyerang dan menganiaya Tomy, salah seorang yang rapat. Disebutkan bahwa Tomy sudah melaporkan penganiyaan itu ke polisi.

Rapat yang dipimpin Saurip Kadi dihadiri kurang dari 100 warga. Sementara rumah susun itu dihuni sekitar 900 warga.

Wakil dari Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI Jakarta juga dilaporkan tidak hadir.

Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama sehari sebelum rapat telah mengingatkan agar kisruh ini diselesaikan dengan mekanisme yang ada di Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS). Salah satu syarat penting kuorum dalan rapat. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA