Demikian disampaikan kata Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Al Habsy, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 17/9).
"Meskipun janji kampanye yang disampaikan Abbott membuat telinga kita panas, namun kita kan belum tahu apa yang akan dia sampaikan saat ketemu dengan Presiden SBY. Yang lebih penting adalah bagaimana sikap Presiden dengan Abbott nantinya, apa respon yang akan diberikan dengan rencana kebijakannya yang keras," kata Aboe bakar.
Aboe Bakar menilai janji kampanye Abbott yang akan mengerahkan militer untuk mengusir pencari suaka kembali ke Indonesia, membeli perahu-perahu nelayan Indonesia di pantai selatan serta mengiiming imingi mereka dengan sejumlah uang untuk informasi tentang pencari suaka pasti akan berpotensi merenggangkan hubungan dengan Indonesia. Karena itu Presiden SBY perlu menyampaikan rasa kurang nyamannya dengan materi kampanye tersebut.
"Karena hal ini akan mendorong masyarakat untuk jadi informan atau mata-mata asing, yang dampaknya dapat menyebabkan konflik sosial di pesisir. Sikap tegas dalam diplomasi Pak SBY dalam menghadapi PM Australia ini akan ditunggu, disini pula publik akan mengukur seberapa kadar nasionalisme yang beliau miliki," demikian Aboe Bakar.
[ysa]
BERITA TERKAIT: