Komnas HAM Imbau Umat Islam Tak Terprovokasi Kerusuhan di Jember

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 13 September 2013, 15:27 WIB
Komnas HAM Imbau Umat Islam Tak Terprovokasi Kerusuhan di Jember
maneger Nasution/net
rmol news logo Pihak Intelijen dituding kecolongan atas peristiwa kerusuhan di Pondok Pesantren (Ponpes) Darus Solihin, di desa Puger, Kulon, Jember, Jawa Timur, Rabu (11/9) kemarin yang menyebabkan seorang meninggal dunia.

Kerusuhan tersebut disinyalir bernuansa SARA.

"Intelijen kita kembali 'kecolongan'. Bukankah sudah menjadi pengetahuan umum bahwa sebelumnya juga sudah pernah ada ketegangan? Kenapa tidak cukup diantisipasi?" ungkap komioner Komnas HAM Maneger Nasution (Jumat, 13/9).

Maneger menegaskan, publik sesugguhnya tidak bahagia jika negara lagi-lagi abai dalam memberikan pelindungan bagi warga negara.

"Pihak Kepolisian segera menuntaskan kasus ini sesuai ketentuan yang berlaku.
Negara kembali diuji untuk hadir menegakkan hukum dan menciptakan keamanan sehubungn dengan terjadinya kerusuhan itu," jelas Maneger.

Maneger mengimbau umat Islam dan semua pihak agar menahan diri untuk tidak mengambil tindakan sendiri-sendiri demi tetap menjaga ukhuwah dan persatuan dengan mengedepankan dialog serta mewaspadai upaya provokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA