Menurut pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Maswadi Rauf, sikap diam PDI Perjuangan ini menandakan bahwa Megawati Soekarnopurti masih bingung. Sebab di PDI Perjuangan, sebagaimana aturan partai, sosok yang menentukan calon presiden adalah Megawati.
"Megawati masih bingung, apakah dia yang maju, atau menyodorkan nama lain," kata Maswadi kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 5/9).
Di tengah kebingungan itu, Maswadi menyarankan agar putri Bung Karno itu tidak bergelut dengan dirinya sendiri. Alangkah lebih baik bila Megawati mengajak bicara para tokoh senior dan
stakeholders PDI perjuangan yang lain.
"Megawati harus bicara beberapa kemungkinan, termasuk bila ia mau, atau nama lain, seperti Jokowi yang maju," ungkap Maswadi.
Maswadi menyarankan lagi agar kebingungan Megawati ini berhenti di Rakernas. Sehingga dalam Rakernas yang akan digelar pada 6-8 September mendatang di Jakarta ini akan mengeluarkan keputusan yang jelas.
[ysa]
BERITA TERKAIT: