Polda Jatim Harus Usut Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan Probolinggo

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 02 September 2013, 08:59 WIB
Polda Jatim Harus Usut Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan Probolinggo
aboe bakar/net
rmol news logo . Polisi harus mengusut tuntas insiden dalam Pilkada Probolinggo. Polisi juga harus menindak tegas aksi kerusuhan, termasuk provokator, penggerak, penyandang dana dan aktor intelektualnya.

Demikian disampaikan anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Al Habsy, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 2/9).

"Tindakan pengerusakan dan pembakaran menciderai nilai demokrasi, sikap seperti ini akan membawa apatisme dalam demokrasi. Bila dibiarkan, kedepan bisa menjadi preseden buruk dalam implementasi pilkada di Indonesia," ungkap Aboe Bakar.

"Jangan sampai, setiap pihak yang kalah atau tidak puas lantas membikin kisruh dan bertindak anarkis. Oleh karenanya, polisi harus bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang di tempat lain," sambung Aboe Bakar, yang juga Ketua DPP PKS bidang Hukum dan Advokasi.

Aboe Bakar tidak bisa membayangkan bila kasus serupa di terjadi daerah lain. Maka hampir bisa dipastikan titik kerusahan akan menyebar dan Indonesia menjadi berantakan.

"Saya minta Polda Jatim memiliki atensi khusus soal ini," demikian Aboe Bakar. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA