"Hasil persentase, suara Berkah 38 persen, Jempol 31 persen, Karsa 29 persen, Beres ( Eggi-Sihat) 2 persen," kata Syafruddin Budiman dari GSB dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 28/8).
Menurut Syafruddin, yang juga Ketua Wilayah Pimpinan Partai Matahari Bangsa (PMB), survei ini menggunakan 380 sample, yang terdiri dari 55 persen perempuan dan 45 persen laki laki. Sementara pekerjaan dari responden sangat beragan.
"Kalau
swing voter dhitung, maka yang belum menentukan 18 persen, Berkah 34 persen, Jempol 25 persen, KarSa 22 dan Beres 1 persen," lanjut Syafruddin, sambil mengatakan bahwa perebutan suara dan pertarungan ketat akan terjadi di Sumenep, Bangkalan, Nganjuk, Bojonegoro, Sidoarjo, Ngawi dan Pasuruan.
Aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah ini pun mengatakan bahwa survei dari lembaga lain kurang akurasi dan presisi dalam mengambil sample. Sehingga menentukan
swing voter yang tinggi sampai 29 persen, dengan
margin error 4,8 persen. Survei ini akan beresiko salah analisa, apalagi menyebutkan bahwa pemilih yang menentukan pada hari H, atau hingga kini masih merahasiakan, mencapai 4 persen.
"Sedangkan survei internal kami ini margin errornya hanya 3 persen. Dan hasil ini berbanding lurus dengan politicawave.com dan indicator politik yang menempatkan berkah paling populer sampai 43 persen," ungkap Syafruddin, sambil mengatakan bila sample ditingkatkan hingga 1.000 responden maka sangat mungkin berkah akan semakin menguat.
[ysa]
BERITA TERKAIT: