"Rupanya saya nggak bisa menghindar lagi dari pertanyaan ini (mengikuti konvensi partai Demokrat)," aku Dahlan usai menggelar rapat pimpinan (Rapim) di Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat, Kamis (22/8).
Tapi, karena tak mau dianggap terlalu percaya diri, Dahlan saat ini tengah menunggu apakah nama dirinya benar-benar masuk dalam konvensi. "Saya tetap nunggu pengumuman, kan belum tentu nama saya masuk dan diumumkan oleh Demokrat," tutur Dahlan, seperti dikutip dari
JPNN.
Dikatakan Dahlan, sejauh ini tak ada persiapan khusus yang dia lakukan untuk mengikuti konvensi tersebut. Dahlan mengaku hanya menjalankan tugasnya sebagai Menteri BUMN dengan baik. "Biasa aja, gak ada persiapan khusus selain kerja," tambahnya.
Pria berusia 62 tahun ini juga menegaskan bahwa dirinya tidak membentuk tim sukses untuk hal ini. "Saya tidak bentuk tim sukses, tapi banyak tim relawan yang mendukung saya," pungkasnya.
Board of advisor CSIS Jeffrie Geovanie sebelumnya menyebut regenerasi kepemimpinan politik saat ini mengalami kebuntuan. Karena nama-nama yang bakal maju sebagai capres berdasar dari generasi masa lalu. Tapi publik beruntung karena Partai Demokrat menggelar konvensi, yang bisa membuka peluang bagi proses regenarasi kepemimpinan nasional.
Jeffrie berharap, orang seperti Joko Widodo, Gita Wirjawan, Sri Mulyani, Marzuki Alie, Dahlan Iskan, Irman Gusman, Mahfud MD, Chaerul Tandjung, Hari Tanoesudibjo, Soetrisno Bachir dan banyak lagi, ikut daftar dan diterima sebagai calon oleh panitia konvensi nanti.
"Karena kuat dugaan orang-orang muda seperti mereka ini sulit diakomodasi partai-partai lain untuk jadi calon presiden. Jadi Demokrat membuka peluang untuk regenerasi itu," tandas pengamat yang pertama kali menyarankan partai untuk menggelar konvensi jelang 2014.
[zul]
BERITA TERKAIT: