Pengamat politik kenamaan M. Qodari menyebut program yang digagas Menko Perekonomian itu telah diakui para pemimpin negara-negara di Asia.
“Dengan masterplan itu, pemerintah telah meletakkan dasar dan arah pengembangan ekonomi ke depan, sebagaimana yang dirumuskan dalam MP3EI tersebut,†kata Qodari (Rabu, 21/8).
Direktur Indobaromater itu juga mengatakan, kekuatan MP3EI yang menitikberatkan pada terobosan strategi dan kebijakan, percepatan transformasi ekonomi dengan pendekatan peningkatan value added, telah mendorong investasi, mengintegrasikan sektor regional, serta memfasilitasi percepatan investasi swasta di berbagai daerah.
Senin kemarin, Menko Perekonomian Hatta Radjasa meresmikan pemakaian ruas jalan nasional di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau, sebagai bagian dari program MP3EI, guna mendukung sektor perekonomian di enam koridor wilayah se-Indonesia.
Hatta menjelaskan, program MP3EI di Dumai diharapkan dapat mendukung dan memperluas perekonomian daerah dan Indonesia khusus di wilayah Sumatera.
Saat itu Hatta menjelaskan, untuk program MP3EI pemerintah pusat menggelontorkan total anggaran sebanyak Rp 600 triliun. Khusus untuk Dumai, teranggar dana sebesar Rp 690 miliar yang ditujukan untuk pembangunan sejumlah ruas jalan nasional. "Pemerintah berkomitmen melakukan percepatan dan pemerataan pembangunan di semua daerah guna mendukung dan memperluas perekonomian setempat," kata Hatta.
Melalui pembangunan jalan tersebut pemerintah berharap daerah dapat tumbuh dan berkembang dengan terciptanya lapangan kerja bagi putra putri daerah. Menurut Hatta, sistem koridor dari program MP3EI dibuat untuk menjamin daerah langsung menyerap sumber daya yang ada di daerah.
[zul]
BERITA TERKAIT: