The New York Times yang mengutip laporan studi itu dari jurnal
Science mengatakan bahwa Kromosom Y Adam ada di Afrika sekitar 120 ribu hingga 200 ribu tahun lalu. Sementara Mitokondria Hawa ada sekitar 99 ribu hingga 148 ribu tahun lalu di kawasan yang kurang lebih sama.
Selama ini para ahli meyakini bahwa Mitokondria Hawa muncul beberapa ratus ribu tahun sebelum Kromosom Adam. Pada tahun 1980an penelitian menyebutkan bahwa Hawa ada sekitar 200 tahun lalu sementara kromosom Adam sekitar 100 ribu tahun lalu.
Penelitian yang terakhir dilakukan dengan cara mengurut kromosom Y laki-laki yang hidup di masa ini di beberapa kawasan. Kabarnya dua tim ilmuwan menemukan variasi kromosom Y yang berusia ribuan tahun tidak diketahui.
Carlos D. Bustamante, seorang pakar genetika dari Stanford University School of Medicine yang terlibat dalam penelitian mengatakan tidak semua materi genetik manusia yang ada hari ini berasal dari Adam dan Hawa. Bahkan, keduanya besar kemungkinan tidak pernah saling bertemu.
Kesimpulan ini tentu berlawanan dengan keyakinan yang diturunkan oleh tradisi Abrahimik baik dalam tradisi Yahudi, Kristiani maupun Islam.
"Banyak laki-laki lain yang hidup pada masa itu, juga banyak wanita lain yang hidup pada masa itu. Gen lainnya datang dari ribuan dan ribuan leluhur (yang hidup pada masa yang sama dengan Adam dan Hawa)," demikian Bustamante.
[ysa]
BERITA TERKAIT: