Begitu dikatakan KH. Maman Imanulhaq di hadapan ribuan jamaah pengajian di Sukaresmi Garut, Minggu (188).
Tokoh Muda NU ini mengecam tindakan kekerasan dan sewenang-wenang aparat militer Mesir terhadap warga sipil di perkemahan demonstran, pada 14 Agustus 2013. Hingga hari ini tercatat sebanyak 638 orang korban meninggal dunia dan sekitar 3.717 orang terluka.
Dalam bagian ceramahnya, Maman mengatakan bahwa Konflik di Mesir bukan lagi merupakan konflik internal kepentingan penguasa, namun meningkat skalanya menjadi kejahatan kemanusiaan yang terus berpotensi mengancam keamanan warga sipil.
Karenanya, bersama beberapa tokoh ulama dan elemen masyarakat lainnya Maman meminta Pemerintah Indonesia untuk berperan aktif dalam menyikapi konflik di Mesir.
"Kami juga meminta Pemerintah Indonesia untuk menggunakan kewenangan strategis sebagai anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk mendorong penghentian konflik dan kekerasan di Mesir", tegas Maman.
[dem]
BERITA TERKAIT: