Penagih janji tersebut adalah Wakil Ketua Komisi I, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin. Hal ini terkait dengan informasi adanya dua buah kapal dari Australia yg mengangkut kurang lebih 50 orang aktivis pro Papua Merdeka sedang bertolak ke Papua.
"Sesuai dengan pidato kenegaraan, maka pertahankanlah keutuhan NKRI dengan cara apapun, tak ada kompromi apapun," tegas TB Hasanuddin kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Minggu. 18/8).
TB Hasanuddin mengingatkan bahwa kedatangan aktivis pro OPM itu secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap semangat separatisme di bumi Papua yang memang sedang ada masalah. Langsung atau tidak langsung, kedatangan mereka ini pasti untuk menciptakan diintegrasi bangsa ini.
"Aparat harus tegas mencegahnya, tapi kalau sekedar sebagai turis di Bali ya biarkan saja," ungkap TB Hasanuddin, yang merupakan politisi PDI Perjuangan.
TB Hasanuddin pun kembali mengingatkan bahwa ia sepakat masalah Papua harus diselesaikan sebaikbaiknya oleh pemerintah Indonesia sendiri, tanpa intervensi orang lain atau negara manapun. Pemerintah Indonesia pun harus menunjukan solusi terbaik kepada dunia, bahwa Indonesia dapat menyelesaikan masalah dalam negrinya secara damai dan beradab.
"Jangan biarkan masalah Papua terkatung-katung bahkan membuat orang lain pun ikut jengkel," tegas TB Hasanuddin.
[ysa]
BERITA TERKAIT: