Cerita di balik pertanyaan itulah yang sejak tadi malam beredar di dunia media sosial. Konon kabarnya ada bau asmara di balik operasi penangkapan Rudi Subiandini yang sudah diberhentikan Presiden SBY untuk sementara dari posisi Ketua SKK Migas.
KPK disebutkan mendapatkan informasi mengenai rencana transaksi dan aksu suap menyuap itu lewat penyadapan yang dilakukan terhadap pembicaaan tiga tokoh di kantor itu. Seorang pria, sebut saja A, wanita B dan pria C.
Pria A disebutkan terjebak dalam jalinan asmara dengan wanita B yang sebetulnya adalah orang yang dipasang oleh salah satu kontraktor X di SKK Migas sejak lembaga itu masih bernama BP Migas dan dipimpin R. Prijono. Kontraktor X ini merupakan salah satu pemain kunci karena memiliki hubungan yang amat baik dengan salah seorang mantan pejabat di sektor migas yang sekarang ditugaskan ke sektor lain. Si wanita B itu digambarkan lebih menyerupai agen ganda, yang bekerja untuk kedua lembaga, SKK Migas (d/h BP Migas) dan kontraktor X.
Selain wanita B, pria C pun punya hubungan dengan pimpinan BP Migas dan kontraktor X.
"Seperti diketahui, investigasi KPK tidak lepas dari metode penyadapan rekaman pembicaraan melalui telepon A (diedit) - B (diedit) - C (diedit), hingga akhirnya Rudi digelandang KPK dalam operasi tangkap tangan," demikian bagian akhir isi pesan viral itu.
Apakah benar asmara menjadi pintu masuk utama untuk membongkar skandal suap 700 ribu dolar AS itu? Kita tunggu menjelasan resmi KPK.
[dem]
BERITA TERKAIT: