Permintaan ini disampaikan Wiranto di hadapan para kader dan calon legislatif Hanura se-Jawa Timur yang bertempat di Jalan Simpang Balapan Malang (Sabtu, 27/7). Di hadapan para kader itu, Wiranto mengungkapkan dengan jelas akan maju sebagai calon presiden dengan harapan akan melakukan perubahan mendasar. Juga menyebutkan pasangan yang diusung oleh partai Hanura ini adalah pasangan yang sesuai dan diidam-idamkan oleh masyarakat.
"Saya sering mendengar apa yang diinginkan oleh masyarakat. Yaitu butuh pemimpin yang tegas dan tidak cengeng. Nah calon itu yang tegas itu, lebih tepat berasal kalangan militer. Saya ini pernah menjadi Panglima TNI lho," kata Wiranto di depan ribuan kadernya.
Sedangkan Hary Tanoe, katanya, merupakan ahli di bidang perekonomian. Selain persoalan ekonomi, lanjutnya, banyak hal yang menguatkan dirinya bersama Hary Tanoe. Sebut saja soal perbedaan etnis, yang juga selalu ditekankan oleh para pendiri bangsa.
"Hal itu termuat dalam sumpah pemuda termasuk dalam dasar Negara yang menyebutkan soal Bhineka Tunggal Ika," kata Wiranto yang mengenakan jaket warna orange dan bernomor 10 ini.
Terkait soal lintas generasi, Wiranto juga menyebutkan generasinya dengan generasi Hari Tanoe sebuah perwakilan memadai. Hary Tanoe sosok yang mewakili kalangan muda, sedangkan dirinya mewakili dari generasi yang lebih senior lagi.
"Perbedaan ini akan menjadi kekuatan yang bagus. Inilah waktunya untuk memaknai lebih mendalam berbagai perbedaan. Dalam agama Islam itu sudah jelas," kata dia.
Acara yang digelar dalam rangkaian buka bersama ini juga mengemukakan hubungan antara
umaro dengan ulama. Bagi Wiranto keduanya tidak bisa dipisahkan. "Kalau kita melihat sejarah, secara jelas sudah bisa menjadi teladan soal hubungan keduanya," ujar Wiranto seraya berkelakar kalau kopiah yang ia kenakan itu pemberian seoarang ulama dan sudah ada bacaan-bacaan khusus.
Wiranto juga menyebutkan di Indonesia ini sudah waktunya melakukan perubahan. Sedangkan partai yang siap melakukan perubahan itu adalah Hanura.
"Tidak perlu ragu menyebut hal tersebut. Bahwa Hanura secara nyata sudah dinyatakan sebagai partai yang terbersih dari berbagai kasus-kasus, apalagi yang berurusan dengan korupsi," demikian Wiranto.
[ysa]
BERITA TERKAIT: