"Secara teknis harus dilakukan peningkatan operasi pengamanan, agar situasi tetap terkendali dan menghindari kejadian yang tidak diinginkan," kata anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Alhabsy, beberapa saat lalu (Kamis, 18/7).
Apalagi, kata Aboe Bakar, pada bulan Mei kemarin Polres Poso juga pernah disatroni oleh orang tak dikenal yang membawa bom molotov. Karena itu, bila diperlukan Polda melakukan BKO pada wilayah yang diperkirakan rawan untuk memberikan rasa keamanan kepada masyarakat.
Di saat yang sama, lanjut Aboe Bakar, aparat juga perlu menyelidiki secara mendalam terhadap penembakan markas Polsek tersebut, dan juga perlu meningkatkan fungsi inteljen untuk menelusuri pelakunya. Motif dan pelaku penembakan harus dapat diungkap dengan baik oleh aparat, sehingag tidak ada perbuatan serupa.
"Sebelum dilakukan penyelidikan hingga tuntas, sebaiknya Polri tidak memberikan keterangan kepada publik. Hal ini untuk menghindari spekulasi atas informasi yang belum tuntas," demikian Aboe Bakar.
[ysa]
BERITA TERKAIT: