
Pertanggungjawaban Ketua Umum DPP Partai Demokrat SBY dan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono dituntut. Pasalnya, elektabilitas partai tersebut justru malah kian jeblok setelah duet bapak-anak itu memimpin.
Hal itu berdasarkan hasil survei Centre for Strategic and Internasional Studies (CSIS) yang dirilis kemarin.
Survei CSIS menunjukkan elektabilitas Demokrat saat ini melorot di urutan keempat dengan elektabilitas 7,1 persen. Padahal, saat masih dipimpin Anas Urbaningrum, elektabilitas Demokrat berdasarkan survei CSIS Juli 2012 lalu, masih 11,1 persen.
"Ini bukti penyelamatan yang dilakukan majelis tinggi gagal total dan SBY harus berani jujur dan kesatria," ungkap mantan Ketua Umum DPC Partai Demokrat Cilacap Tri Dianto kepada
Rakyat Merdeka Online (Senin, 27/5).
"Karena survei turun drastis, saatnya (SBY) mundur dan diadakan lagi KLB (Kongres Luar Biasa). Jangan hanya bisa ambil kewenangan Anas. Tetapi (SBY) juga harus berani tanggungjawab atas makin turunnya elektabilitas PD," demikian loyalis Anas Urbaningrum ini mengingatkan.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: