Termasuk tak sedikit yang mengangggap SBY bertemu pada jenderal itu hanya unjuk kekuatan di tengah isu-isu ada pihak yang ingin menjatuhkannya. Tapi, Board of Advisor CSIS, Jeffrie Geovanie, menganggap pertemuan Kepala Negara dengan sejumlah jenderal itu adalah hal yang biasa.
"Saya berprasangka baik saja. SBY sebagai Presiden, mengajak bertemu tokoh-tokoh nasional untuk membicarakan capaian-capaian pemerintahnya dan tantangan-tantangan ke depan yang mesti dihadapi bangsa ini," ungkapnya kepada
Rakyat Merdeka Online (Jumat, 15/4).
Karena itu, menurutnya, pertemuan SBY dengan sejumlah jenderal itu bukan sesuatu yang mesti ditanggapi dengan prasangka-prasangka buruk. Bahwa ada banyak purnawirawan jenderal yang diundang juga wajar saja mengingat SBY adalah juga purnawirawan jenderal.
Tapi yang jelas, menurut Jeffrie, SBY punya keyakinan yang sama dengan masyarakat umum tentang pilihan siapa yang layak untuk menjadi presiden menggantikannya setelah habis masa jabatan 2014 mendatang. Dia menduga SBY juga akan mendukung Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjadi presiden berikutnya.
"Dan saya menduga, SBY juga punya keyakinan yang sama seperti banyak orang lainnya bahwa
the next Presiden Indonesia adalah Jokowi," ungkap Jeffrie sambil tertawa.
"Itu dugaan saya, ya," katanya lagi buru-buru melanjutkan.
[zul]
BERITA TERKAIT: