Jurubicara KPK Johan Budi SP mengatakan kehadiran dan keterangan Anas Urbaningrum ini penting demi membongkar skandal pengadaan simulator itu. Dia berharap Anas Urbaningrum yang sudah menyatakan berhenti dari posisi Ketua Umum Partai Demokrat berkenan hadir dan memberikan keterangan.
Di sisi lain kalangan pendukung Anas Urbaningrum menilai panggilan untuk Anas Urbaningrum itu berlebihan dan mengada-ada. Tuduhan yang disampaikan Nazaruddin dan dilusuri KPK adalah bohong dan palsu belaka.
Informasi lain yang diperoleh dari rumah Anas Urbaningrum di kawasan Duret Sawit, Jakarta Timur, menyebutkan Anas Urbaningrum yang juga mantan ketua umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sedang mempersiapkan tulisan kedua pada kolom "Halaman Baru" di
Rakyat Merdeka Online.
Anas berkeinginan agar tulisan kedua ini mampu menarik perhatian publik dan pembaca seperti tulisan pertama yang berjudul "
Takdir Politik" yang sudah dibaca seratusan ribu orang.
Kolom "Halaman Baru" yang ditulis Anas Urbaningrum ini dimaksudkan sebagai ruang untuk memperlihatkan sisi lain Anas Urbaningrum, baik sebagai akademisi, pemerhati kuliner, pemerhati sepakbola, dan sebagainya.
[zul]
BERITA TERKAIT: