Seperti dikutip dari
Chosun Ilbo (Senin, 11/3) latihan yang bernama Key Resolve itu merupakan simulasi gabungan yang digelar tahunan yang telah dilakukan oleh Seoul dan Washington sejak 1994.
Lebih dari 10.000 tentara Korea Selatan dan sekitar 3.500 tentara Amerika berpartisipasi dalam latihan tahunan ini. Sebagai tanggapan atas latihan militer itu, pihak Korea Utara mengancam akan membatalkan perjanjian gencatan senjata yang mengakhiri perang Korea pada 1950-1953 dan membatalkan perjanjian non-agreasi bilateral.
"Mungkin saja jika pihak Korea Utara melancarkan provokasi," ujar petugas militer setempat.
Militer dari Korea Selatan sendiri telah meningkatkan pengawasan terhadap Korea Utara dan meningkatkan persiapan militernya. Sementara itu Korea Utara juga terlihat mempersiapkan latihan militer besar-besaran di wilayahnya, Wonsan, provinsi Kangwon.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: