Ketua DPP PAN: Perlu Pendekatan Baru Atasi Persoalan di Papua

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 22 Februari 2013, 17:54 WIB
Ketua DPP PAN: Perlu Pendekatan Baru Atasi Persoalan di Papua
bara hasibuan
rmol news logo Delapan anggota TNI yang tewas ditembak kelompok sipil bersenjata di Tingginambut dan Sinak, kemarin, Kamis (21/2), menunjukkan kondisi keamanan di Papua semakin mengkhawatirkan.

Partai Amanat Nasional (PAN) mengutuk keras tindakan brutal yang juga telah menewaskan empat warga sipil tersebut. Ulah sekelompok sipil bersenjata tersebut tidak dapat ditolerir dan pemerintah harus tegas dalam menindak pelaku.

"Namun, bahwa tindakan tegas yang merupakan bagian dari security approach hanyalah solusi yang bersifat sementara. Untuk menyelesaikan persoalan Papua secara lebih komprehensif, diperlukan pendekatan baru yang menekankan pada dialog," ujar Ketua DPP PAN Bara Hasibuan (Jumat, 22/2).

"Selama puluhan tahun, security approach merupakan motor utama dalam menyelesaikan konflik di Papua, tapi pendekatan ini terbukti tidak efektif. Tindak kekerasan berlangsung terus, malah intensitasnya meningkat akhir-akhir ini. Saya pikir sudah waktunya dilakukan evaluasi total terhadap kebijakan keamanan di Papua," ujarnya.

Bara juga menilai, terus berlangsungnya konflik menunjukkan ada yang salah dalam kebijakan keamanan di Papua yang sebetulnya merugikan kepentingan nasional.

"Sudah waktunya kita memiliki kearifan dan keberanian untuk mengakui bahwa diperlukan pendekatan baru dalam menangani masalah Papua. Ini berkaitan dengan kepentingan nasional kita, yaitu bahwa rakyat di seluruh pelosok nusantara harus menikmati kehidupan yang damai dan sejahtera dalam bingkai NKRI," kata Bara.

Menurut Bara, apabila pemerintah tidak segera menyelesaikan persoalan Papua secara komprehensif, konflik di Papua akan terus mengakar dan meluas serta menjadi duri dalam daging NKRI. "Lagi-lagi, ini akan merugikan kepentingan nasional kita," tekan Bara Hasibuan. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA