"KPK harus bekerja profesional dan tidak boleh mengabaikan kesaksian Nazaruddin. Sebab Nazaruddin sendiri dipanggil KPK untuk dimintai kesaksian dalam proyek pengadaan di Polri, khususnya proyek Simulator SIM," ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 22/2).
Tiga anggota Komisi III DPR yang ditembak Nazaruddin kemarin itu adalah Azis Syamsudin, Herman Hery dan Bambang Soesatyo. Ketiganya pun sudah membantah. Tapi KPK jangan langsung percaya dengan bantahan anggota DPR mitra Kepolisian tersebut.
"Wajar saja mereka membantah. Tapi bantahan itu jangan menyurutkan KPK untuk memeriksa Bamsoet cs. Apalagi KPK sengaja memanggil Nazaruddin untuk memberi kesaksian dalam proyek simulator SIM yang diduga melibatkan banyak pihak, baik internal maupun eksternal Polri," demikian Neta.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: