
Ketidakhadiran Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, dalam Musyawarah Akbar Demi Kedaulatan Bangsa yang digelar di Gedung Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat, siang tadi (Kamis, 14/2) disesalkan sementara kalangan.
Padahal, Din adalah tuan rumah mengingat musyawarah yang digelar Majelis Kedaulatan Republik Indonesia (MKRI) itu digelar di kantor Din Syamsuddin. Dalam rapat persiapan Din juga yang mempersilahkan agar gedung Muhammadiyah dijadikan lokasi musyawarah.
Belakangan muncul pertanyaan: apakah semangat Din Syamsuddin mengkritik pemerintah yang dianggap salah arah sudah mengendur.
Sekretaris MKRI Adhie Massardi dengan tegas menjawab pertanyaan itu.
"Insya Allah (Semangat Din Syamsuddin) pasti tidak (mengendur)," jawabnya ketika dihubungi.
Menurut Adhie, Din Syamsuddin tidak dapat hadir karena sakit.
"Semalam kita rapat dan Pak Din yang menyediakan tempat. Memang patut disayangkan (Din tak hadir)," ujar jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid ini.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: