"Ketidakhadiran Pak Din Syamsuddin itu merupakan suatu hal yang sangat menguntungkan bagi kami sebagai angkatan muda Muhammadiyah," ujar Sekjen DPP IMM Fahman Habibi dalam keterangan yang diterima redaksi.
Beberapa tokoh yang hadir dalam musyawarah itu antara lain mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli, mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra, aktivis perempuan Ratna Sarumpaet, aktivis Kontras Haris Azhar, Salamuddin Daeng (IGJ), pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar, praktisi hukum Egy Sudjana, pengamat migas Marwan Batubara, serta aktivis antikorupsi Adhie Massardi.
Menurut Faman, Din Syamsuddin memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden SBY dan beberapa menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Kalaupun Din kerap mengkritik itu dilakukan dengan niat mengingatkan pemerintah dan bukti kecintaan Din terhadap Republik Indonesia.
Dia bahkan menilai selama ini Din Syamsuddin dimanfaatkan pihak lain yang ingin mengambil keuntungan di tahun-tahun politik.
"Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan kebesaran dan kekuatan Muhammadiyah menggalang dukungan untuk Pemilu 2014 nanti," ujarnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: