"Kemudian beliau (SBY) merespons itu dengan membuat beberapa opsi. Ada yang disebut opsi Mekkah dan opsi Madinah. Dan opsinya itu antara lain melakukan penataan kembali dan menyusun Partai Demokrat kembali ke khittah sebagai partai yang cerdas, santun dan ada beberapa pilihan," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo kepada
Rakyat Merdeka Online (Jumat, 8/2).
Apa yang dimaksud dengan penataan?
"Secara detail akan disampaikan di Cikeas nanti malam. Saya juga akan hadir. Intinya adalah bahwa kepengurusan kemarin itu harus disebut bahwa penurunan (elekbtabilitas) tidak bisa terbendung. Harus ada upaya untuk mengangkat elekbtabilitas, harus ada upaya melakuan tindakan agar diterima dengan baik oleh masyarakat. Harus ada evaluasi terhadap kepengurusan kemarin," jawabnya.
Roy melanjutkan, dalam pertemuan itu, opsi Madinah yang diambil. Meski, mantan anggota Komisi I DPR tidak memerinci apa yang dimaksud dengan opsi Mekkah.
"Opsi Mekkah itu panjang dan akhirnya yang dipilih opsi Madinah. Ada tiga pilihan. Antara lain melakukan penguatan terhadap partai. Artinya dari unsur kepengurusan, bisa juga melakukan perubahan dan bisa juga penambahan atau pengurangan. Detailnya nanti malam ketika itu disampaikan di Cikeas," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: