"Itulah (mundur) keputusan terbaik bagi nama dan martabatnya," ujar Ketua Pemuda Kebangsaan, Beathor Suryadi dalam pesan yang pancarluaskannya Kamis, 7/2).
Tapi ternyata, ujar aktivis PDI Perjuangan ini, Anas tidak memahami cara dan etika berorganisasi dalam kepartaian. Makaanya, Anas dan kelompoknya salah mengartikan posisi dalam partai.
Anas Cs beranggapan bahwa terpilih dalam kongres sebagai Ketua Umum Partai Demokrat adalah segalanya. Menurutnya, anggapan itu salah kaprah. "Sesungguhnya dia (Anas) 'hanya' orang-orang yang dititipi untuk mengurus tapi bukan menentukan," ungkapnya.
Karena dia menjelaskan, begitulah kondisi kepartaian Indonesia saat ini keputusan startegis sangat ditentukan Dewan Pembina atau Dewan Syu'ro. "Hanya di PDIP dewan tersebut ditiadakan saat Kongres Bali 2010. (Makanya) ada baiknya Anas mundur," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: