Pernyataan ini disampaikan SBY sebagai respon terhadap hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting yang memperlihatkan elektabilitas Partai Demokrat tinggal 8 persen.
SBY mengatakan, dirinya percaya pada KPK yang tengah menangani sejumlah kasus korupsi dan suap yang melibatkan orang-orang Demokrat. Di sisi lain, dia memahami keraguan sementara kalangan di internal Demokrat yang mempertanyakan mengapa KPK seolah-olah memperlambat penanganan kasus-kasus tersebut.
Saya yakin, pastilah KPK yang menjadi andalan kita semua dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi juga tidak tebang pilih," tandas SBY.


“Banyak pandangan-pandangan seperti itu, banyaknya sangkaan, atau tuduhan yang akhirnya memang menimbulkan kemerosotan yang luar biasa terhadap elektabilitas Demokrat," ujarnya lagi.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: