Bantah Bakal Collapse, Waketum Tegaskan Hary Tanoe Masuk Setelah Nasdem Besar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 23 Januari 2013, 11:49 WIB
Bantah Bakal Collapse, Waketum Tegaskan Hary Tanoe Masuk Setelah Nasdem Besar
rmol news logo Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Sugeng Suparwoto berterima kasih atas berbagai penilaian pengamat terhadap partainya pasca Hary Tanoe mundur. Penilaian itu akan dijadikan bahan masukan, refleksi dan evaluasi.

Meski begitu dia memastikan Nasdem tidak akan collapse hanya karena Bos MNC Grup itu hengkang. Karena menurutnya, Hary Tanoe masuk setelah partai Nasdem besar.

"Dia masuk Oktober (2011). Sedangkan partai ini sudah berjalan setahun sebelumnya dan sudah masuk 4 besar dalam survei. Dia bukan masuk dari nol. Hary Tanoe masuk setelah partai ini berdiri di seluruh Indonesia. Hary Tanoe masuk setelah partai ini besar," jelas Sugeng kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 23/1).

Terkait pernyataan Hary Tanoe yang mengatakan bahwa dirinya sudah berkorban dan mengeluarkan dana, Sugeng mengingatkan pengorbanan itu ada yang tangible (berwujud) dan intangible (tak berwujud). Dia memastikan, semua kader juga telah berkorban.

"Dalam politik, kalau pengorbanan tidak ikhlas, mereka memang lebih baik mundur," tandasnya.

Dia menjelaskan, Hary Tanoe masuk lalu diangkat menjadi Ketua Dewan Pakar, yang sebenarnya tidak ada dalam AD/ART.[zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA