Hasil verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum bahwa hanya 10 partai yang lolos tampaknya sejalan dengan harapan masyarakat akan adanya penyederhanaan partai di Pemilu 2014 mendatang.
Hal itu terungkap dalam riset-riset nasional yang digelar Indo Barometer sebelumnya.
"Berapa partai yang dianggap tepat di Indonesia, jawaban mereka (responden), pertama 5 partai, (riset) kedua 3 partai dan (riset) ketiga jawabannya 10 partai. Jadi, ya sesuailah dengan alam pikiran dan opini masyarakat Indonesia," ujar Direktur Indo Barometer M. Qodari kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 8/1).
Ke-10 partai yang lolos verifikasi itu adalah PDIP, PKB, PAN, Golkar, PKS, Gerindra, Demokrat, PPP, Hanura dan satu partai baru, Partai Nasdem.
"Artinya ini sesuatu yang baru yang berbeda dengan sebelumnya. Jadi kan ada analisis bahwa masyarakat itu bingung dengan pilihan partai yang begitu banyak dan caleg yang begitu banyak. Dan sekarang ini sudah mengerucut," ungkapnya.
Meski begitu, dia belum tahu partai mana yang untung dari sedikitnya jumlah partai yang akan berlaga.
"Belum tahu ya. Karena Pemilu masih sekitar 15 bulan lagi. Opini masyarakat itu sangat dinamis. Tapi buat Partai Nasdem sebetulnya sangat diuntungkan. Karena dialah satu-satunya partai baru dalam Pemilu 2014 ini," sambungnya.
Karena hanya sendiri partai baru, Nasdem bisa merebut hati rakyat yang sudah bosan dengan partai lama. "Jadi dia bisa mengambil kavling orang-orang yang tak puas dengan partai yang ada sekarang," tandasnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: