Para menteri yang berasal dari partai politik diyakini tidak akan bekerja maksimal lagi mulai tahun ini. Karena mereka akan mempersiapkan pemenangan masing-masing partai mereka pada pemilihan umum 2014 mendatang.
Karena itu solusinya, Presiden SBY disarankan mencopot para menteri dari partai, khususnya kementerian yang terkait dengan hajat hidup orang banyak.
Demikian disampaikan pengamat sosial politik yang juga Ketua Dewan Direktur Sabang Merauke Circle Syahganda Nainggolan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 3/1).
"Kementerian-kementerian yang menyangkut hajat hidup orang banyak itu betul-betul menteri yang tidak terkait dengan partai. Misalkan Menteri Pertanian (Suswono, PKS), Menteri Tenaga Kerja (Muhaimin Iskandar, PKB), Menteri Perindustrian (MS Hidayat, Golkar). Itu kan menyangkut hajat hidup orang banyak. Jadi kasih yang bukan orang partai supaya mereka fokus," tandas Syahganda Nainggolan.
Presiden SBY sendiri sebelumnya memastikan akan mengingatkan para menteri dari partai untuk tetap fokus bekerja. Bahkan dia mengaku akan mengingatkan, kalau sampai para menteri itu lebih sibuk urus partai.
Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid, Ketua Fraksi PKB Marwan Jafar, dan Sektretaris Fraksi PPP M. Arwani Thomafi juga memastikan kader mereka yang duduk di kabinet akan tetap fokus bekerja. Bahkan, menurut Hidayat, menelantarkan amanah rakyat di DPR maupun di kabinet dengan dalih mempersiapkan 2014, justru akan menggali kuburan partai itu sendiri. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: