Jakarta kembali di guyur hujan deras. Gedung-gedung bertingkat yang berada di kawasan pusat Jakarta yang biasanya dapat dilihat dengan mudah dari lantai 9 Graha Pena di Jakarta Selatan pun kini menghilang dari pandangan mata.
Sementara suara guruh terdengar sahut-sahutan.
Hujan deras yang kembali turun ini dikhawatirkan kembali menimbulkan banjir.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi bahwa musim hujan akan terus berlanjut sepanjang Desember 2012 dan menemui puncaknya pada Januari 2013.
Hari Senin lalu (24/12) ketinggian air di Pintu Air Manggarai mencapai 850 sentimeter. Petugas di Manggarai kala itu sempat membuka pintu air mengakibatkan beberapa pemukiman warga dari Manggarai sampai Rawajati terendam banjir.
Pemerintah DKI Jakarta sejauh ini belum melakukan langkah konkret untuk mengurangi dampak dari curah hujan yang tinggi. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kemarin (Kamis, 27/12) membicarakan tentang pembangunan tunnel atau terowongan di bawah Jakarta yang dapat digunakan untuk mengalihkan aliran air hujan. Di luar musim hujan, terowongan itu dapat dipergunakan sebagai ruas jalan bawah tanah seperti di Malaysia.
Sementara Wakil Gubernur Basuki T. Purnama masih menyimpan jurus rahasia yang dimilikinya untuk mengatasi banjir. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.