Demikian disampaikan Peneliti Politik UI Adrinof Chaniago melalui telepon kepada
Rakyat Merdeka Online (Minggu, 23/12).
"Perang saudara tidak akan pernah terjadi. Ketum itu tidak punya kekuatan, yang punya partai itu SBY," tegas Chaniago.
Yang ada, Anas Urbaningrum mencoba memperkuat posisi tawarnya di Demokrat sehingga ia bisa dilindungi oleh SBY. Hal ini dilakukan dengan manuver-manuver politik, seperti mendorong
reshuflle kabinet.
"Jadi tidak mungkin 'perang bubat' terjadi," demikian Chaniago.
[arp]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: