Pihak kepolisian yang sedang menyidik situs "TrioMacan2000" dikabarkan telah menemukan alamat internet protocol (IP) yang kerap digunakan oleh pengelola situs itu.
Alamat IP itu berada di kantor sebuah perusahaan. Namun informasi yang diperoleh redaksi mengatakan, belum bisa disimpulkan apakah ada keterkaitan antara alamat IP itu dengan pengelola situs tersebut.
Pihak Polda Metro Jaya yang dihubungi redaksi menolak memberikan keterangan.
Saat ini ada dua "TrioMacan2000" yang sedang jadi pembicaraan di kalangan aktivis di dunia maya maupun di dunia nyata.
Karena keduanya sama-sama menggunakan frase "TrioMacan2000" sering terjadi kebingungan di kalangan pembaca yang mengikuti kasus ini.
TrioMacan2000 yang pertama kali muncul, atau yang "asli", adalah akun Twitter @TrioMacan2000. Akun ini kerap menyampaikan berbagai informasi, khususnya informasi kasus berbau korupsi yang melibatkan pejabat dan pihak-pihak lain. Informasi seperti ini jelas membuat banyak pihak kalang-kabut.
Belakangan muncul website dengan alamat www.triomacan200.net yang berisi antara lain rekaman kicauan akun @TrioMacan2000 juga siapa saja yang menjadi pengelola akun kontroversial itu.
Dalam artikel khusus tentang pengelola akun @TrioMacan2000 disebutkan bahwa akun kontroversial itu dikelola tiga aktivis, yakni Syahganda Nainggolan, Abdul Rasyid dan Raden Nuh.
Ketiganya membantah.
Pengelola akun @TrioMacan2000 yang masih misterius pun membantah ikut mengelola admin situs www.triomacan2000.net.
Sementara Abdul Rasyid, mantan Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) yang sekarang bertugas sebagai salah seorang staf khusus Menko Perekonomian Hatta Rajasa melaporkan situs ini ke Polda Metro Jaya.
Selain karena ia merasa difitnah sebagai pengelola akun @TrioMacan2000, juga karena di dalam artikel tentang pengelola akun @TrioMacan2000 itu disebutkan bahwa ia tersangkut kasus korupsi koperasi dan dipecat dari badan otoritas Kemayoran. Kedua hal ini pun telah dibantahnya di kantor polisi.
Unit Cyber Crime Polda Metro Jaya yang menangani kasus ini telah memeriksa sejumlah orang sebagai saksi. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.