Tekad Kuntum Pimpin KAHMI Dijegal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Sabtu, 01 Desember 2012, 21:03 WIB
Tekad Kuntum Pimpin KAHMI Dijegal
Kuntum Khairu Basa/ist
rmol news logo Tekad Kuntum Khairu Basa untuk menjadi salah seorang presidium Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) untuk satu periode ke depan kandas. Umur mantan Ketua Umum HMI Cabang Ciputat yang masih muda menjadi ganjalan.

"Hasil tatib (tata tertib) diputuskan syarat maju untuk presidium KAHMI yakni harus 40 tahun ke atas," ujar Kuntum di sela-sela acara Musyawarah Nasional KAHMI di Pekanbaru, Riau (Sabtu, 1/12).

Di antara sekitar 30 kandidat yang siap "bertarung" untuk mengisi kursi pimpinan KAHMI, Kuntum, pria kelahiran 13 Juni 1980 ini, merupakan calon termuda. Kuntum sendiri tidak tahu apa motifnya syarat presidium dipatok minimal umur 40 tahun.

"Mungkin Kuntum dianggap sebagai 'lalat' penggangu perubahan. Namun, apa daya, karena ini sudah diputuskan, kita harus hormati forum. Apalagi disini ada senior-senior kita seperti Akbar Tanjung, JK, Mahfud MD, Anas Urbaningrum," ungkapnya.

Karena sudah pasti gagal melaju, Kuntum berpesan kepada siapapun nanti yang terpilih, KAHMI harus membawa perubahan yang baik dan bermanfaat untuk masyarakat. KAHMI harus dapat mendorong penuntasan persoalan-persoalan hukum, seperti kasus bailout Bank Century, yang masih terkatung-katung dan kasus BLBI yang hingga kini tidak jelas junturungannya.

"KAHMI harus peka terhadap persoalan-persoalan bangsa. Sehingga kehadiran KAHMI tidak hanya sekedar label tapi betul-betul bermakna bagi bangsa," demikian Kuntum. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA