Saatnya Anak Muda Pimpin KAHMI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Sabtu, 01 Desember 2012, 15:20 WIB
Saatnya Anak Muda Pimpin KAHMI
kuntum/ist
rmol news logo Kepemimpinan Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) selama tiga tahun ini diapresiasi karena telah memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan bangsa. Kinerja KAHMI ini perlu dilanjutkan pada periode mendatang sesuai dengan konteks kekinian dan tantangan zamannya.

Apalagi, Mantan Ketua Umum HMI Cabang Ciputat, Kuntum Khairu Basa menjelaskan, saat ini banyak persoalan kebangsaan yang belum terselesaikan. Makanya KAHMI harus ambil bagian dalam setiap persoalan itu sesuai dengan peran dan fungsinya sebagai organisasi.

"Pada level nasional terjadi kekisruhan politik. Di daerah ada masalah ekonomi. KAHMI sangat dinantikan sumbangsihnya untuk menyelesaikan itu semua," ujar Kuntum di sela-sela acara Musyawarah Nasional KAHMI di Pekanbaru, Riau (Sabtu, 1/12).

Selain masalah kebangsaan, lanjut Kuntum, yang tak boleh diabaikan adalah juga ikut memecahkan berbagai persoalan keummatan. KAHMI harus menjadi motor perubahan ummat, bukan hanya dalam negeri tapi juga di tingkat internasional.

"Sebagai negara berpenduduk Islam terbesar di dunia, KAHMI harus dapat menjadi organisasi yang bisa menjadi pengayom ummat. Dan memberi manfaat bagi masyarakat dunia. Seperti kemarin, serangan Israel terhadap palestina, KAHMI harus merespon cepat," tegas santri kesayangan DR. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi ini saat masih mondok di Pondok Pesantren Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.

Atas semua tantangan kebangsaan dan keummatan yang ada saat ini, dia yakin KAHMI bisa memberikan solusi. Karena, meskipun KAHMI bukan organisasi mahasiswa dengan segala perangkat orientasi gerakannya, melainkan forum alumni, jika diorganisasikan dengan baik, akan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi penyelesaian permasalahan kebangsaan.

Tapi syaratnya, idealisme sebagai aktivis harus tetap muncul agar tetap aktif serta semangat dalam melakukan perbaikan dan perubahan tetap terjaga. "Karena itu, KAHMI ke depan harus dipimpin oleh figur muda," terang pria kelahiran 13 Juni 1980 ini.

Saat ini, nama-nama kandidat mulai bermunculan dan telah beredar melalui BlackBerry Massengger (BBM), facebook, dan termasuk dipublikasi secara resmi di media massa. Tak kurang dari 30 orang siap "bertarung" untuk mengisi kursi pimpinan KAHMI. Dari sejumlah kandidat yang muncul, Kuntum adalah kandidat Ketua Umum KAHMI termuda. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA