Penegasan Ketua Ketua Majelis Nasional DPP Partai Nasdem Surya Paloh yang tidak akan mengambil alih kepengurusan partai tersebut diapresiasi. Itu artinya, Surya Paloh tetap menempatkan dirinya di posisi terhormat.
"Bagus. Sudah bagus itu. Dia (tetap) jadi king maker, yang mengarahkan. Sudah bagus itu. Karena seperti Prabowo (Subianto), dia kan tidak jadi Ketua Umum (Gerindra)," ujar pengamat politik Siti Zuhro, (Jumat, 23/11).
Keputusan memberikan tampuk pimpinan Partai Nasdem kepada anak-anak muda sudah tepat. "Anak-anak muda ini harus diberi tanggung jawab, tidak sekadar nanti jadi pelangkap penderita. Dikasih tugas dan tanggung jawab itu yang penting," jelas peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini.
Surya Paloh, sambung, Siti akan dicatat sebagai pengusung restorasi kalau berhasil mengaplikasikannya di Partai Nasdem. Karena itu, katanya lagi, kepercayaan kepada para anak muda jangan ditarik lagi. Apalagi mengambil alih itu kurang positif. Karena kesannya ada friksi.
Padahal, yang paling mendesak untuk dilakukan saat ini adalah bagaimana membangun kepercayaan rakyat, membangun partai politik sebagai pilar bangsa. "Sebagai partai baru, meski memang orang-orangnya bukan baru, (Partai Nasdem) harus tampilkan kematangan biar dipilih rakyat. Jangan belum apa-apa sudah menunjukkan konflik," demikian Siti.
Isu Surya Paloh akan mengambil alih pengurus Partai Nasdem dihembuskan sebelumnya Ketua Majelis Pertimbangan Ormas Nasional Demokrat Laksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdjianto. Karena Patrice Rio Capella dan Ahmad Rofiq yang saat ini menjadi Ketua Umum dan Sekjen Nasdem hanya diberi mandat untuk membentuk partai.
Tapi, Rio dan Rofiq membantah pernyataan mantan KSAL itu.
Nah, Surya Paloh kemarin sudah menegaskan, bahwa ia tidak akan mengambil alih posisi Ketua Umum Partai NasDem tersebut. "Untuk apa saya ambil alih? Saya kan yang dirikan partai ini kok, ha..ha...,†katanya dalam wawancara dengan Harian Rakyat Merdeka. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: