Imbauan yang dilontarkan ‘wayang’ Opera van Java ini agaknya patut direnungkan juga bagi figur yang cuma modal nekat untuk maju menjadi calon presiden.
Sule Sutrisna mengatakan setiap figur yang berniat nyapres ada baiknya mengukur diri dulu sebelum bertarung di Pilpres 2014.
"Jadi jelma teh kudu ngukur. Ka kujur nimbang ka awak. Artinya harus mengukur kemampuan diri sendiri. Jangan bilang siap jika dari awal merasa kurang mampu," kata Sule.
Menurut Sule, kepada Rakyat Merdeka, jangankan mau jadi presiden, seseorang yang berniat maju jadi lurah saja harus punya tingkat kepintaran di atas rata-rata. Jadi bukan cuma sembarangan figur saja.
“Presiden itu kepintarannya harus di atas rata-rata. Saya juga nggak mau sembarangan milih (capres). Saya hanya akan memilih orang yang cerdas dan mampu menjalankan roda pemerintahan,†celotehnya.
Sule menyindir para calon yang maju dengan hanya bermodal pencitraan. Kalau capres maju dengan hanya bermodal popularitas, kata Sule, kasihan rakyatnya karena hanya disuguhi calon yang modalnya pas-pasan. Kalaupun ada yang terpilih, hasilnya juga pas-pasan. Ujung-ujungnya sang presiden tak bisa mensejahterakan rakyatnya.
Sule memahami betul salah satu tugas presiden. Menurut dia ada persamaan tugas antara presiden dan pelawak. "Sama-sama harus bisa buat rakyat senang," kata Sule sembari tertawa lebar. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: