Presiden Minta KNPI Terlibat Estafet Pimpinan Nasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 21 Oktober 2012, 21:54 WIB
Presiden Minta KNPI Terlibat Estafet Pimpinan Nasional
taufan rotorasiko/ist
RMOL. Setelah bertemu dengan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi dan Menteri Pemuda dan Olahraga,  Andi Malarangeng, Minggu (21/10), Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Presiden meminta KNPI agar terlibat dalam proses estafet kepemimpinan, dari golongan yang tua ke generasi muda. Selain itu, Presiden juga meminta KNPI bisa mensosialisasikan pendidikan moral dan budi pekerti, termasuk nilai-nilai luhur Pancasila. Sosialisasi tersebut akan dilakukan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, melalui organisasi kepemudaan (OKP) yang bernaung dibawah KNPI.

Demikian ditegaskan Ketua DPP KNPI Taufan E.N Rotorasiko dalam keterangan tertulis kepada Rakyat Merdeka Online, usai bertemu Presiden di Istana Negara, Minggu (21/10)

“Dalam pertemuan itu, Presiden SBY meminta KNPI terlibat dalam proses estafet kepemimpinan dari yang tua ke yang muda” tegas Taufan.

Menjawab permintaan Presiden, Taufan langsung menyatakan kesiapan menyodorkan tokoh muda berkualitas untuk mengawal estafet kepemimpinan Indonesia.

“Kami siap menyodorkan tokoh muda berkualitas dalam proses esatafet tersebut’, tambahnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Panitia Rakernas KNPI, Andi Yudi Hendriawan, mengakui, bahwa Presiden sangat mengapresiasi KNPI saat ini.  Presiden berharap KNPI bisa menjadi “kawah candra dimuka” kader bangsa dan negara bersama dengan aparat pemerintah.

Menurutnya, KNPI yang terhimpun dalam 116 OKP dapat memberdayakan potensi pemuda melalui  3 hal penting yaitu, pengembangan karakter, pembangunan kebangsaan nasionalisme serta kemandirian.

“Presiden menekankan 3 hal penting yang harus dikembangkan kerjasama dengan kementerian terkait, yaitu pembangunan karakter, pembangunan kebangsaan nasionalisme serta kemandirian” pungkas Andi Yudi Hendriawan yang juga menjabat sebagai ketua umum DPP Generasi Muda mathla’ul Anwar (DPP GEMA MA) itu.

Apresiasi Presiden terhadap KNPI mendapat sambutan positif. Bahkan pada bulan Desember mendatang, KNPI akan memberikan penghargaan kepada Presiden SBY yang telah berkarya kepada pemuda dan karena jasa-jasa dalam membangun demokrasi di Indonesia, termasuk menjamin stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi dan kebebasan berekspresi sesuai aturan hukum yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, selain dihadiri Presiden SBY dan Ketum KNPI Taufan E.N Rotorasiko, juga hadir Menkopolhukam Djoko Suyanto, Meneg PP dan PA Linda Amalia Sari, Sekjen KNPI Bintang Prabowo, Ketua I OKP Laode dan Ketua Panitia Rakernas KNPI, Andi Yudi Hendriawan.

Sedangkan ditempat terpisah, Ketua KNPI Sulawesi Utara, Jackson Kumaat juga menyampaikan dukungan yang sama atas keinginan presiden agar KNPI mengawal dan terlibat dalam proses estafet kepemimpinan Indonesia.

Seperti diketahui, Rapat kerja Nasional (Rakernas) KNPI akan digelar pada 22 hingga 24 Oktober di Sengigi, Lombok Barat, NTB. Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto dipastikan hadir untuk membuka Rakernas, mewakili Presiden SBY.[rsn/ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA