Berdasarkan informasi yang diperoleh
Rakyat Merdeka Online, penentuan Dede Yusuf sebagai gubernur Jawa Barat itu memang tanpa kehadiran Anas. Rapat sendiri dilaksanakan tanggal 5 Oktober dari pukul 22.00 sampai pukul 01.00 WIB (Sabtu dinihari, 6/10) di Cikeas.
Terkait dengan ketidakhadiran Anas ini, Wakil Ketua Umum Demokrat Max Sopacua, memberi jawaban. Katanya, saat rapat akan digelar, Anas sedang sakit.
"Dia sudah SMS ke Pak Ketua Majelis Tinggi (SBY) dia sakit. Tapi dia setuju (meski tidak hadir)" ujar Max Sopacua di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 9/10).
Acara penetapan itu, ujar Max, adalah keputusan tertinggi dan langsung dipimpin Ketua Dewan Pembina, SBY.
"Kita tidak boleh curiga (dengan ketidakhadiran Anas). Dan kalau sudah keputusan Majelis Tinggi, itu tidak dibantah," ujar Max, sambil mengatakan bahwa hingga saat ini Demokrat belum memutuskan calon pendamping Dede.
[ysa]
BERITA TERKAIT: