Catatan Kubu Fauzi Bowo Terhadap Pelaksanaan Pilkada Jakarta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 28 September 2012, 20:02 WIB
Catatan Kubu Fauzi Bowo Terhadap Pelaksanaan Pilkada Jakarta
fauzi bowo-nachrowi ramli/ist
rmol news logo Pihak Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli bisa menerima kekalahannya di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta tahun 2012.

Hal itu diungkapkan Ketua Tim Sukses Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Dasril Effendi dalam Rapat Pleno rekapatulasi penghitungan suara resmi Pilkada DKI Jakarta tahun 2012 putaran kedua di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (28/9).

"Hasil penghitungan ini, angkanya bisa kita terima, karena prosesnya penghitungannya juga dihadiri saksi kita mulai dari KPPS, PPS, PPK, dan kota. Sampai hari ini tidak ada permasalahan," ujar Dasril Effendi.

Tapi ada beberapa hal yang menjadi catatan tim Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Catatan ini tidak bisa dipisahkan dari proses Pilkada.

Contohnya dalam dugaan joki pemilih. Joki itu menggunakan surat panggilan orang lain untuk mencoblos salah satu pasangan.

"Asumsinya, asumsinya jika ada 10 joki di setiap TPS, maka ada 150 ribu joki dari 15 ribu TPS," sambungnya.

Intinya, kubu Fauzi-Nachrowi terus melakukan langkah-langkah investigasi terhadap temuan pelanggaran, baik formil atau dari kualitas pemilu. "Dalam temuan itu, setelah 3 hari, kami akan mengambil sikap, apakah akan mengambil langkah hukum atau tidak," paparnya. [arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA