PAN Tak Main-main Calonkan Hatta Rajasa yang Santun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 09 September 2012, 18:56 WIB
PAN Tak Main-main Calonkan Hatta Rajasa yang Santun
hatta rajasa/ist
rmol news logo Partai Amanat Nasional (PAN) memperlihatkan keseriusan menghadapi pemilihan umum dan pemilihan presiden tahun 2014 mendatang. Sebanyak 17 persyaratan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk dapat bertandingan di arena pemilihan telah mereka penuhi.

“Alhamdulillah kita tidak mempunyai masalah terkait sejumlah persyaratan yang ditetapkan KPU. 17 persyaratan itu sudah kita penuhi,” kata Wakil Ketua Umum DPP PAN Drajad Wibowo hari Minggu (9/9).  

Drajad mengungkapkan, terpenuhnya 17 persyaratan itu juga sebagai bukti PAN serius dan tidak main-main dalam pencapresan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa di Pilpres 2014.

“Dari ujung Papua sampai ujung dunia, semua kader dari bawah hingga tingkat MPP sudah sepakat mencalonkan Hatta dan ini sudah keputusan resmi partai. 17 persyaratan yang sudah diselesaikan dalam pemilu legislatif (pileg), bukti jika PAN tidak main-main dalam hal pencapresan Hatta,” kata dia.

Drajad juga mengatakan bahwa Hatta adalah sosok menteri yang santun. Itu sebabnya sampai sekarang Hatta sama sekali belum membicarakan soal pencalonan dirinya itu.

  “Tdak etis rasanya kalau dia sudah membicarakan hal itu meski partai sudah mendukungnya,” kata Drajad lagi.

Drajad yang turut hadir saat mendaftarkan PAN sebagai partai ke-13 yang menyerahkan berkas syarat pendaftaran pemilihan umum legislatif ke kantor KPU, Rabu lalu (29/8), mengakui, MK mengambil keputusan di waktu yang sempit dan terkesan tidak adil.

“Persoalannya cuma di soal waktu. MK mengeluarkan keputusan di waktu yang sempit, mengapa tidak jauh-jauh hari sehingga parpol yang sudah lolos di parlemen yang harusnya bisa langsung ikut serta tanpa harus verifikasi bisa menyiapkan berkasnya," ujar dia.

"Memang ada persyaratan yang akan kita tambahkan, sebagaimana KPU menetapkan perlengkapan persyaratan sampai 29 September nanti. Keputusan ini juga terkesan tidak adil. Contohnya di perguruan tinggi. Masak mahasiswa lama harus daftar lagi seperti mahasiswa baru,” demikian Drajad. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA