JAKARTABAGUS.COM

Misteri Kematian JP. Coen

Oleh Yan Daryono

Sabtu, 25 Agustus 2012, 09:39 WIB
Misteri Kematian JP. Coen
Gubernur Jenderal JP. Coen
SEJAK pertengahan abad 17, Sultan Agung Hanyokrokusumo, penguasa Kerajaan Mataram di Jawa Tengah, menyadari bahwa keberadaan VOC di Batavia akan menjadi ancaman bagi kawasan nusantara, khususnya Pulau Jawa.

Ia segera menggalang kekuatan dengan Kesultanan Cirebon dan Kesultanan Banten, untuk melakukan serangan ke Batavia. Ribuan prajurit dipimpin para senopati segera dikerahkan menuju Batavia. Ada yang melalui jalur darat dan ada pula yang melalui jalur laut. Perang pun pecah. Batavia harus menghadapi serangan dari dua penjuru, yaitu serangan darat dan laut. Tetapi ternyata tidak mudah menaklukan Batavia. JP.Coen yang menguasai strategi militer, mampu bertahan dan mampu memporak porandakan kekuatan militer Mataram serta para sekutunya. Bertahun-tahun Sultan Agung mengerahkan ribuan prajurit, selama itu pula Batavia tak kunjung bisa ditaklukan. Bahkan karena kalah taktik, tidak sedikit pasukan Mataram yang tercerai berai melarikan diri ke pedalaman dan memilih desersi dari kesatuannya. Perang yang tragis.

Di tengah kancah peperangan itu, di Batavia terjadi skandal cinta Sara Spex yang memalukan dan membuat JP.Coen marah besar. Ia tanpa belas kasih menghukum pancung Sara Spex, putri koleganya di Amsterdam yaitu Jaques Spex.

Kejadian tersebut menumbuhkan dendam bagi Jaques Spex yang kesal karena tidak bisa membela dan melindungi putrinya.

Sebagai pelampiasan dendam terhadap JP.Coen, Jaques Spex segera menggunakan “orang dalam” Staadhuis untuk membunuh JP.Coen.

Konon di saat serbuan Mataram yang bertubi-tubi ke Batavia, JP.Coen sempat terjangkit wabah penyakit kolera. Moment inilah yang dimanfaatkan dengan baik oleh Jaques Spex untuk melampiaskan dendamnya, membunuh JP.Coen. Namun menurut catatan Staadhuis, JP. Coen wafat pada tengah malam karena sakit kolera yang sangat parah.

Kematian JP.Coen memang cukup misterius. Sebagian pihak ada yang menyebutkan, ia tewas karena serangan pasukan prajurit Mataram. Namun di lain pihak, menyebutkan ia wafat karena sakit. Tapi yang anehnya kematian JP.Coen diselimuti misteri yang sulit dibuktikan sampai saat ini. Bahkan pemakamannya pun sempat dirahasiakan.

Misteri kematian JP.Coen semakin meruak, ketika Heeren XVII di Belanda menunjuk dan mengangkat Jaques Spex sebagai Gubernur Jenderal VOC di Hindia menggantikan JP.Coen yang telah mangkat. [***]

Penulis adalah jurnalis senior dan pemerhati sejarah Jakarta. Seri tulisan ini dikutip dari kolom “Kata Bang Yan” di www.JakartaBagus.Com.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA