Komisi Pemberantasan Korupsi terus menuai pujian setelah menetapkan mantan Korlantas Polri Irjen Djoko Susilo sebagai tersangka pengadaan kendaraan simulator untuk pembuatan SIM.
Ketua Umum Federasi LSM Indonesia anti korupsi (FELSMI) HM. Jusuf Rizal menyebut KPK berani masuk kandang "macan" Polisi.
"Kami memberikan apreasisi untuk Ketua KPK Abraham Samad yang memiliki keberanian dan sekaligus kepada Kapolri Timur Pradopo yang berkomitmen melakukan reformasi Polri," ujarnya (Rabu, 1/8).
Jika Kapolri sudah memiliki pemikiran yang sama dalam pemberantasan korupsi, ini merupakan angin segar. Untuk itu KPK harus berani menangkap oknum-oknum Polri, partai, anggota Dewan, Banggar, hingga Gubernur, Walikota dan Bupati yang Korup.
Terkait penggeledahan Korlantas oleh KPK kemarin bukan hal biasa, karena menyangkut "kewibawaan" sebuah institusi yang selama ini sulit disentuh. Apa yang dilakukan KPK dan Kapolri merupakan langkah luar biasa.
"Ini merupakan angin perubahan dan sekaligus peringatan bagi siapapun yang terlibat menyalahgunakan wewenang yang merugikan negara akan "dilibas". Presiden SBY harus memberikan dukungan politik agar ini lebih baik lagi kedepan," tegas mantan tim sukses SBY dari Blora Center itu.
Lebih jauh menurut Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), KPK diharapkan menuntaskan kasus-kasus besar, seperti Wisma Atlet, Hambalang, Century, dan lain-lain agar elektabilitas KPK semakin tinggi. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: