Dunia perbukuan tanah air kembali diramaikan dengan terbitnya sebuah karya yang membahas tentang peran Presiden SBY dalam membangun pers yang ideal.
Buku berjudul: Presiden SBY dan Kemerdekaan Pers, itu ditulis politisi Partai Demokrat Dr. Hinca IP Pandjaitan. Buku setebal 330 halaman dan diterbitkan oleh Penerbit Grafindo, Jakarta, hari ini (Rabu, 18/7) diluncurkan dan dibedah di
Menurut Hinca, optimisme dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara yang kian nampak dalam periode kedua pemerintahan Presiden SBY, adalah salah satu alasan mengapa buku ini perlu diterbitkan.
"Optimisme dan berbagai indikator positif lainnya ini harus ditularkan dan disebarkan kepada publik agar mereka tahu bahwa pemerintah ini bekerja keras untuk memajukan kesejahteraan umum. Ini harus kita dukung bersama," jelasnya.
Pria yang juga berprofesi sebagai pengacara kondang ini menuturkan, ia mengemas berbagai karyanya dalam bentuk nonang nonang, yang berarti menyebarkan kebaikan dan optimisme.
"Apa yang saya lakukan ini juga dimaksudkan sebagai upaya pendidikan politik publik. Rakyat harus diberikan pengertian dan informasi yang benar sesuai fakta yang terjadi. Dengan begitu, diharapkan publik tidak salah memahami dan menyalahkan kebijakan pemerintah," lanjut Hinca.
Pria low profile yang kini tengah menyelesaikan buku berikutnya, yakni: Memimpin Di Era Perubahan, ini berharap karyanya tersebut dapat menjadi salah satu guiden, khususnya di kalangan anak muda dan pemimpin lokal di daerah, dalam proses pembangunan, utamanya dalam bidang pengembangan pers. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: