Masyarakat Papua Minta SBY Buktikan Atasi Masalah dengan Hati

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 10 Juli 2012, 12:57 WIB
RMOL. Koalisi Masyarakat Adat Papua Anti Kekerasan dan Korupsi (Kampak) mempertanyakan komitmen dan janji Presiden SBY untuk berdialog dengan masyarakat Papua. Hal itu penting agar krisis kemanusiaan di Papua bisa dihentikan.

"Jangan diperlama lagi krisis kemanusian di Papua. SBY mengatakan Papua harus diselesaikan dengan hati, sekarang kami minta SBY membuktikannya," ujar Koordinator Kampak Papua, Dorus Wakum dalam rapat dengan Komisi III di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 10/7).

Dorus mengingatkan, pemerintah pusat harus turun ke tanah Papua untuk menghentikan berbagai aksi kekerasan kemanusian yang terjadi di sana.

"Warga masih ketakukan atas berbagai penembakan misterius. Sampai sekarang tidak diketahui siapa pelakunya," sebut dia.

"Tolong ini diperhatikan kalau kami masih dianggap masuk dalam NKRI," pintanya.

Selain itu, Dorus meminta pemerintah menarik aparat keamanan yang ada di Papua yang dinilainya sangat berlebihan.

"Untuk apa Densus 88 ada di sana, memangnya ada teroris?" keluh Dorus.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA