"Saya benci TV One dan ANTV! Saya benci karena mereka suka memlintir informasi yang sebenarnya," tegas Hari kepada media di Kantor Walhi, Mampang, Jakarta sesaat tadi (Senin, 9/7).
Dikatakan dia, TV One dan ANTV selalu memberitakan bahwa Lapindo telah melunasi pembayaran ganti rugi. Padahal fakta di lapangan adalah tidak begitu.
Hari datang ke Jakarta dengan berjalan kaki dari Sidoarjo selama 25 hari dan tiba kemarin (Minggu, 9/7). Dia berencana menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menuntut keadilan bagi korban lumpur Lapindo termasuk dirinya, yang sampai saat ini belum tuntas.
Dengan hanya beralaskan sandal jepit, Hari Suwandi tiba di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu pagi. Pria paruh baya beranak tiga itu, telah menempuh perjalanan sekitar 990 kilometer dari Sidoarjo menuju Jakarta.
Aksi jalan kaki ini dilakukan Suwandi untuk satu harapan, yakni Presiden SBY mampu mewujudkan keadilan, dengan membayar ganti rugi kepadanya dan para korban lumpur Lapindo lainnya. Karena sampai saat ini, ganti rugi sebesar 80 persen, seperti yang dijanjikan pihak Lapindo, tak kunjung dipenuhi.
[dem]
BERITA TERKAIT: